Kepala Depo Pertamina Penfui Ditemukan Tewas Membusuk

  • Whatsapp
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

KUPANG, berandanusantara.com – Marthen Ibo, kepala Depo Pertamina pengisian Avtur Penfui, Senin (24/8/2015) ditemukan sudah membusuk oleh security di dalam rumah dinas Pegawai Pertamina.

Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita oleh Rizal Muhamad salah satu security yang bertugas di perumahan dinas pegawai pertamina, dibelakang Hotel Carvita Kupang.

Kapolres Kupang Kota, AKPB Budi Hermawan, Sik kepada wartawan, Senin (24/8/2015), mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita oleh security Pertamina Kupang. Sebelum ditemukan dalam kondisi membusuk korban dua hari sebelumnya masih keluar untuk bercerita dengan tetangga.

“Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita. Korban ditemukan securiti. Dua hari sebelumnya masih cerita dengan tetangga,” kata Budi.

Menurut Budi, pihak kepolisian mendapatkan laporan dari securiti setempat. Menurut Securiti itu,korban tidak keluar rumah sejak Minggu pagi. Karena tidak keluar rumah securiti melaporkan ke polisi.

Dikatakan Budi, setelah mendapatkan laporan itu pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi. Setibanya dilokasi kejadian pintu dalam keadaan terkunci. Securiti dan pihak kepolisian akhirnya mendobrak pintu untuk masuk  dalam. Alhasil, korban ditemukan tewas dalam keadaan tertidur dan sudah membusuk.

Menurut Budi, untuk sementara kematian korban belum bisa dipastikan apa penyebabnya. Namun, saat dilakukan oleh TKP didapati beberapa obat-obatan yang dikonsumsi oleh korban dan korban memiliki riawayat penyakit seperti jantung.

“Kami belum bisa pastikan penyebab kematian korban. Tapi aat olah TKP didapati obat-obatan yang dikonsumsi korban dan korban juga memiliki riawayat penyakit jantung, ” kata Budi.

Rizal Muhamad salah satu saksi mata yang ditemui dilokasi kejadian mengatakan bahwa dirinya melihat korban terakhir kali yaitu Sabtu (22/8/2015). Saat itu, kata dia, korban masih sempat bercerita dengan tetangga.

Namun, katanya, pada hari minggu korban sudah tidak lagi dilihat. Pada  hari minggu juga korban tidak lagi keluar. Karena merasa curiga, akhirnya dilaporkan ke polisi untuk memeriksa kondisi korban.

“Kami temukan sekitar pukul 11.00 Wita. Korban tidak keluar rumah dari hari minggu makanya kami curiga dan lapor polisi, ” kata saksi.

Sesuai pantauan wartawan, jenasah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kupang menggunakan mobil jenasah milik polisi untuk dilakukan outopsi guna memastikan penyebab kematian korban. (che)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *